Selasa, 18 September 2018

Manajer Chelsea Yakin Eden Hazard Raih Sepatu Emas


Manajer Chelsea Yakin Eden Hazard Raih Sepatu Emas



Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, mendukung Eden Hazard untuk mengoleksi 40 gol pada musim ini. Jika hal tersebut terealisasi, Hazard berpeluang meraih Golden Boot 2018-2019.

Gelandang timnas Belgia itu mengawali musim ini dengan performa apik. Hazard berhasil mendulang lima gol dari lima pertandingan di Premier League.

Pada laga terakhir, dia berhasil mengukir hat-trick saat The Blues menang 4-1 atas Cardiff City di Stamford Bridge, 15 September. Eden Hazard mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37, 44', dan 80'.

Berkat torehan tersebut, Hazard kini bercokol di posisi teratas pencetak gol terbanyak sementara Premier League. Dia unggul satu gol Romelu Lukaku (Manchester United), Sadio Mane (Liverpool), dan Aleksandar Mitrovic (Fulham).

"Saya yakin seperti itu (Hazard meraih Golden Boot). Kami telah berbicara dan saya mengatakan kepadanya jika dia bisa mencetak 40 gol," ujar Sarri.

"Dia harus memperbaiki beberapa hal, tetapi dia bisa melakukannya. Jika kamu melihat permainan hari ini, kamu harus mengatakan (dia percaya kepada saya)," lanjutnya.

Sejauh ini, Eden Hazard belum pernah mendulang lebih dari 20 gol dalam satu musim di seluruh ajang kompetisi. Catatan gol terbaik Hazard bersama Chelsea tercipta pada musim 2014-2015, yakni 19 gol. Tour Murah


Pemain PSV Diminta Tidak Rebutan Jersey Lionel Messi


Pemain PSV Diminta Tidak Rebutan Jersey Lionel Messi




Pelatih PSV Eindhoven Mark van Bommel memperingatkan para pemainnya untuk fokus pada pertandingan saat menghadapi Barcelona. Hirving Lozano dan kolega diminta tidak mementingkan bertukar jersey dengan Lionel Messi.

PSV akan memulai kiprahnya di Grup B Liga Champions musim 2018/19 dengan bersua Barcelona. Wakil Belanda ini bakal bertindak sebagai tamu pada laga yang digelar di Camp Nou, Selasa (18/9/2018) malam WIB.

Menghadapi Barcelona, itu artinya para pemain PSV akan berkesempatan untuk melawan Lionel Messi. Tentu saja menjadi sebuah cerita tersendiri bagi pemain PSV bisa melawan pemain berjuluk La Pulga.

Bukan uforia bisa bermain melawan Messi dan kemudian berebut bertukat jersey dengan Lionel Messi pada akhir pertandingan. Tapi, Van Bommel tidak ingin anak asuhnya kehilangan fokus gara-gara hal itu.

Sudah menjadi praktik yang lazim bagi pemain sepak bola untuk bertukar jersey begitu pertandingan usai. Karena itu, Mark van Bommel tidak melarang jika pemain PSV menukar jerseynya dengan milik Messi. Dengan syarat, mereka meraih hasil bagus.
"Jika kami mampu mendapatkan hasil yang bagus, maka saya tidak peduli apakah mereka akan berebut untuk bertukar jersey Messi," buka Mark van Bommel.

"Itu adalah bagian dari mereka sebagai seorang profesional, mereka harus konsentrasi. Saya tahu mereka akan meminta jersey yang dipakai Messi. Tapi, mereka tidak boleh memintanya ketika babak pertama usai," tandas pelatih asal Belanda.
Mark van Bommel dipastikan sudah tidak asing dengan atmosfer di Camp Nou. Sebab, saat masih aktif bermain, Mark van Bommel pernah bermain untuk Barca. Ketika itu, Mark van Bommel juga pernah satu tim dengan Messi.

"Hanya tinggal menyisakan Messi dari anggota tim pada tahun saya bermain di sini. Saya bermain di Barca pada tahun 2005. Saya pikir Messi masih pemain terbaik dunia meskipun dia tidak meraih Ballon d’Or," tandas Mark van Bommel. Tour Murah